Banjir di Mojokerto Disebabkan Luapan Sungai Setelah Diguyur Hujan Deras

Sholahuddin
Banjir di Mojokerto, Jawa Timur merendam enam desa akibat luapan sungai setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. (Foto: Sholahuddin).

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, Rizal Oktavian menyampaikan, sungai yang menjadi penyebab banjir ini berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur, sehingga penanganannya menunggu tindakan dari pemerintah provinsi. 

Pemerintah daerah, lanjut dia hanya bisa melakukan penanganan seminimal mungkin untuk warga yang terdampak.

"Untuk banjir ada Kintelan, Gayaman, Brangkal, penyebabnya karena sumbatan dari tahun ke tahun. Selain itu, ini adalah pertemuan tiga sungai dan tidak bisa terhindar dari banjir. Dawarblandong juga sama, sejak tadi malam banjir. Permasalahan sama dari tahun ke tahun. Solusinya karena memang sungai dari wilayah provinsi," kata Rizal Oktavian.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa enam desa yang terendam banjir tersebar di dua kecamatan, yaitu dua desa di Kecamatan Mojoanyar (Desa Kintelan dan Gayaman) dan empat desa di Kecamatan Dawarblandong. Kondisi ini mengindikasikan perlunya perhatian serius terhadap kapasitas sungai dan upaya mitigasi banjir di wilayah Mojokerto.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Banjir Rendam 6 Desa di Mojokerto, Pernikahan Warga Terpaksa Dipindah ke Area Masjid

20 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

21 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

2 bulan lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal