Banser Laporkan 2 Warga Pasuruan karena Diduga Hina Presiden Jokowi dan Habib Luthfi

Jaka Samudra
Ketua Banser Bangil Gus Afi mengamankan foto Presiden Jokowi yang dicoret-coret di salah satu sekolah Desa Kalisat, Pasuruan. (Foto: iNews/Jaka Samudra)

Selain ke rumah AH, Banser juga mendatangi sebuah yayasan pendidikan. Di lokasi itu, Banser menemukan foto Presiden Jokowi yang telah dicorat-coret. Selain itu, tidak ada bendera Merah Putih di sekolah tersebut. Pengurus yayasan berinisial AS juga tidak tahu nama Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

"Wakil Presidennya Muhammad Amin Rais, eh maaf, maklum sudah tua lupa," ucap AS sambil terkekeh.

AS pun mempersilakan Banser untuk melaporkannya ke polisi. "Silakan, laporkan saya ke polisi. Penjarakan saya," ujarnya.

Atas fakta-fakta itu, Gus Afi langsung melaporkan AH dan AS ke polisi karena diduga telah menghina Habib Luthfi dan Presiden Jokowi, serta sangkaan menyebarkan ideologi khilafah di wilayah Kecamatan Rembang.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan yang mendatangi lokasi memastikan akan langsung memproses laporan tersebut. “Kita sudah menerima laporan dari Banser. Segera kita proses. Kami akan panggil saksi-saksi awal dulu,” kata Rofiq.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Pencuri Motor Berujung Maut di Pasuruan, Warga Tewas Kecelakaan Tertabrak Minibus 

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Pasuruan Tewaskan 1 Orang

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 2 Motor dan Truk di Pasuruan, 1 Tewas 3 Luka-Luka

57 tahun lalu

Maling Motor Berkedok COD Babak Belur Dihakimi Massa di Pasuruan

57 tahun lalu

Kronologi Bus Tiara Mas Tabrak Truk Tangki di Tol Pasuruan Tewaskan 1 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal