Banser Laporkan 2 Warga Pasuruan karena Diduga Hina Presiden Jokowi dan Habib Luthfi

Jaka Samudra
Ketua Banser Bangil Gus Afi mengamankan foto Presiden Jokowi yang dicoret-coret di salah satu sekolah Desa Kalisat, Pasuruan. (Foto: iNews/Jaka Samudra)

Selain ke rumah AH, Banser juga mendatangi sebuah yayasan pendidikan. Di lokasi itu, Banser menemukan foto Presiden Jokowi yang telah dicorat-coret. Selain itu, tidak ada bendera Merah Putih di sekolah tersebut. Pengurus yayasan berinisial AS juga tidak tahu nama Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

"Wakil Presidennya Muhammad Amin Rais, eh maaf, maklum sudah tua lupa," ucap AS sambil terkekeh.

AS pun mempersilakan Banser untuk melaporkannya ke polisi. "Silakan, laporkan saya ke polisi. Penjarakan saya," ujarnya.

Atas fakta-fakta itu, Gus Afi langsung melaporkan AH dan AS ke polisi karena diduga telah menghina Habib Luthfi dan Presiden Jokowi, serta sangkaan menyebarkan ideologi khilafah di wilayah Kecamatan Rembang.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan yang mendatangi lokasi memastikan akan langsung memproses laporan tersebut. “Kita sudah menerima laporan dari Banser. Segera kita proses. Kami akan panggil saksi-saksi awal dulu,” kata Rofiq.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Didemo Warga, TNBTS Buka Kembali Wisata Bromo usai Karhutla Padam

2 hari lalu

Kawanan Maling Motor Lemparkan Bondet ke Warga di Pasuruan, 3 Luka-Luka

3 hari lalu

Pelaku Wisata Segel Kantor TNBTS di Pasuruan, Desak Bromo Kembali Dibuka

3 hari lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Boncengan Motor di Pasuruan, Istri Tewas Peluk Suami

4 hari lalu

Terekam CCTV, Maling di Pasuruan Santai Gondol Besi Penutup Bak Kontrol di Depan Restoran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal