Bea Cukai Sita Satu Kontainer Pulpen Tiruan dari China Senilai Rp1 Miliar

Ihya Ulumuddin
Antara
Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi menunjukkan barang bukti pulpen palsu dari China saat konferensi pers Penindakan Barang Impor Tiruan di Terminal Petikemas Surabaya, Jatim, Kamis (9/1/2020). (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyita satu kontainer pulpen tiruan bermerek palsu dari China senilai Rp1 miliar lebih. Produk itu dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, satu kontainer tersebut berisi 858.240 unit pulpen dengan nilai sebesar Rp1.019.160.000. Pengirimnya PT PAM dari China.

“Pulpen tiruan itu merek Standard AE7 yang sebenarnya made in Indonesia dengan hak kekayaan intelektual atau HKI dimiliki oleh PT Standardpen Industries,” kata Heru saat konferensi pers di Surabaya, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA: Penyelidikan Menemukan 60 Persen Busi Dijual Online Palsu

Heru mengatakan, penyitaan barang impor tiruan ini merupakan yang pertama sejak diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2017. Ini menyusul pemberlakuan Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2006 sebagai revisi dari UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Sejak PP Nomor 20 Tahun 2017 diterbitkan, perangkat hukum kepabeanan dengan sistem border measure HKI semakin lengkap. Sebab, sudah diperkuat oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.04/2018 hingga Peraturan Mahkamah Agung Nomor 06 Tahun 2019.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polisi Ungkap Dugaan Penyelewengan 1.140 Liter Solar Subsidi untuk Dijual ke Banjarmasin

10 hari lalu

Truk Bermuatan Setengah Ton Es Kristal Tercebur ke Sungai di Surabaya

20 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Teluk Nibung

19 hari lalu

Polisi Ungkap Motif Dendam di Balik Pencurian Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya

20 hari lalu

Nekat Curi Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya, 1 Pelaku Ditangkap 1 Diburu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal