Bersertifikat SNI, Cangkul Buatan Gresik siap Bersaing dengan Produk Impor

Agus Ismanto
Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menunjukkan cangkul produksi Gresik. (Foto: iNews.id/Agus Ismanto).

Titus menyatakan kebutuhan cangkul di pasar dalam negeri sekitar 2,5 juta unit per tahun. Selama ini, dipenuhi produk impor dari Tiongkok dan Thailand. Untuk itu, pihaknya bersiap mengambil ceruk tersebut dan bersaing dengan produk asing.

"Kualitas produk yang kami jamin di atas produk impor. Harga yang kami tawarkan kepada distributor juga bersaing, tidak kalah dengan cangkul impor," kata Titus.

Pada tahap awal, pihaknya fokus pada pemenuhan kebutuhan cangkul dalam negeri. Setelah itu, akan fokus membidik pasaran ekspor, lantaran cangkul yang diproduksi kualitasnya tidak kalah bagus dengan asing. 

Plt Direktur Jenderal (Ditjen) Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita, menyambut positif cangkul produksi PT IBPM yang sudah mengantongi SNI. Sebab dengan ini, kualitas produk tersebut sudah sesuai dengan standar.

"SNI berfungsi memberikan perlindungan dan jaminan kualitas kepada konsumen atas keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup (K3L)," kata Reni. 

Reni menambahkan, melalui sertifikasi SNI yang sudah didapatkan bakal membuat produk cangkul buatan PT IBPM segera masuk dalam e-katalog. Sehingga banyak masyarakat percaya, yang kemudian bakal membeli produk buatan dalam negeri berkualitas ini.

Reni mengatakan, SNI merupakan salah satu instrumen dalam rangka menjalankan strategi pencapaian target substitusi impor hingga 35 persen pada tahun 2022. Program tersebut juga termasuk dalam rangka pemulihan ekonomi nasional setelah dilanda pandemi Covid-19.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Bengkulu Ungkap Perdagangan MCB Palsu, Dipasok dari Sumsel

57 tahun lalu

Penjual Ratusan MCB Listrik Palsu di Bengkulu Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Demo di Kantor BPN Bekasi Ricuh, Massa Tuntut Pencabutan Sertifikat dan HGB Laut

57 tahun lalu

Kecelakaan di Belitung Timur, Pengendara Motor Tewas usai Tabrak Tiang Listrik

57 tahun lalu

Eksekusi Rumah Pensiunan Polisi di Medan Ricuh, Ahli Waris Miliki SKT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal