KLHK Lepas Liarkan Elang Jawa di Kawasan Hutan Gunung Semeru 

Avirista Midaada
seremoni pelepasan elang Jawa di kawasan TNBTS, Jumat (29/10/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

Pelepasliaran Elang Jawa dikatakan Zaini, tidak bisa dilakukan asal-asalan. Berkaca pada Elang Jawa bernama Mirah yang dilepasliarkan hari ini memang perlu melakukan observasi dan dipantau kesehatannya terlebih dahulu.

"Kadang-kadang ada satwa yang dipotong sayapnya, yang dipotong kakinya. Itu kami coba rehabilitasi semua. Kemudian perilaku. Karena kan banyak yang dipelihara itu dikasih makan apa, ini penting juga untuk mengenalkan lingkungan sekitarnya. Kemudian kita kenalkan pakan - pakan alami yang ada di sekitarnya," katanya. 

Langkah observasi kesehatan dan perilaku Elang Jawa menjadikan hal penting untuk bisa mempertahankan populasi Elang Jawa sebelum dilepasliarkan ke alam liar. Sebab perkembangbiakan Elang Jawa memang cukup sulit. Selama satu atau dua tahun sekali sepasang Elang Jawa jantan dan betina hanya menghasilkan satu telur.

"Itu pun belum tentu menetas atau dia belum tentu survive di alam nantinya. Karena ada faktor setelah dewasa atau anakan diburu oleh masyarakat," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi 11 Kali Hari Ini, Kolom Abu Vulkanik Tertinggi 900 Meter

3 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter

3 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter 

4 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 900 Meter ke Langit

5 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun 4 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal