Bos Mafia Gedang Surabaya Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

Lukman Hakim
Unggahan bos mafia gedang yang dianggap melecehkan profesi wartawan.

SURABAYA, iNews.id -BosMafia Gedang Royhan Ni'amillah diduga melecehkan profesiwartawan lewat akun TikToknya @masroyganteng. Unggahan yang berisi dugaan pelecehan pada profesi wartawan ini diunggah Roy pada 11 Mei 2023.

Dalam video yang dilihat pada Jumat (12/5/2023), tampak Roy yang mengenakan kaos putih lengan panjang tengah sibuk bermain handphone sambil merokok di salah satu rest area tol. Tiba-tiba ada pria yang menyebut sebagai wartawan mengagetkan Roy dari belakang. "Selamat sore," kata pria yang disebut sebagai wartawan dalam video. "Wartawan iki maneh, jan**k," kata Roy menimpali wartawan tersebut. "Selamat sore mas Roy," kata si wartawan.

Si wartawan lalu menanyakan mengapa Roy belum berangkat. Terlihat pula ada sejumlah mobil yang terparkir. "Yo sek ta rokokan ini aku. Sampeyan lapo meloki aku terus?" tanya Roy. Si wartawan mengatakan dirinya tengah meliput kegiatan Roy. Selanjutnya, wajah Roy tampak masam sembari menanyakan kepada wartawan tersebut. "Sampeyan wartawan ta? Dari mana?" ujarnya. 

Si wartawan lalu menjawab dengan logat tidak jelas. Roy pun langsung membuka dompetnya dan mengambil uang Rp100 ribu yang diberikan pada pria yang mengaku wartawan. "Wis ojok melok aku meneh (sudah jangan ikut aku lagi)," kata Roy. "Ya mas, makasih mas," kata si wartawan. 

Sementara itu, Royhan Ni’amillah alias Mas Roy telah mengunggah video permintaan maaf kepada wartawan. “Assalamualaikum, Saya Royhan Ni’amillah mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua teman-teman wartawan yang tersinggung atas konten saya hari ini 11 Mei 2023. Saya tidak ada niatan sama sekali merendahkan ataupun melecehkan profesi wartawan, karena saya sendiri punya banyak banget temen wartawan,” kata Roy. Belakangan, unggahan yang diduga melecehkan profesi wartawan telah dihapus.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Ajak Makan Bakso, Pria Pengangguran Bawa Kabur Motor Janda di Mojokerto

57 tahun lalu

2 Wartawan Dikeroyok Debt Collector di Labuhan Batu hingga Luka-Luka di Wajah

57 tahun lalu

Ngeri! Ketua PWI Aceh Selatan Ditikam Berkali-kali Tak Mempan, kok Bisa?

57 tahun lalu

Tampang 6 Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan di Pabrik Serang, Oknum Brimob hingga Ormas

57 tahun lalu

6 Orang Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Staf KLH dan Wartawan di Pabrik PT GRS Serang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal