BPOM-Pemkot Surabaya Blusukan ke Pasar Awasi Keamanan Pangan selama Ramadan 

Aan Haryono
Petugas BPOM terus blusukan ke pasar untuk mengawasi keamanan pangan selama Ramadan, Kamis (14/4/2022). (Foto: SindonewsAan Haryono)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama BPOM dan pihak kepolisian mengawasi ketersediaan bahan pangan, harga dan keamanan pangan segar di Kota Surabaya. Pengawasan intensif selama Ramadan ini dimulai sejak 11 April 2022 dan akan berlanjut hingga 28 April 2022 mendatang.

Setiap hari, pengawasan digelar di tiga pasar sekaligus, memastikan stok maupun keamanan pangan selama Ramadan terjaga. 
"Jadi, pemkot bersama stakeholder lainnya hadir di sini untuk memastikan harga dan stok bahan pokok aman dan terjangkau untuk masyarakat Kota Surabaya," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Dewi Wahyu Wardani," Kamis (14/4/2022).

Harapannya, harga-harga bahan pokok tetap stabil, baik menjelang maupun pasca lebaran. Terpenting lagi, bahan pokok itu kemasannya tidak rusak, izin edarnya masih berlaku dan tidak kadaluarsa. "Kami akan terus keliling, termasuk ke ritel-ritel untuk mengecek kondisi parcel jelang lebaran," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari monitoring atas ketersediaan bahan pangan, harga pangan dan keamanan pangan, baik di pasar tradisional maupun pasar modern selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Adapun bahan pangan yang di monitor yakni beras, bawang putih, cabai rawit, gula pasir, cabai besar, minyak goreng, telur ayam, terigu, bawang merah, dan Ikan. Selain itu, tim ini juga memantau keamanan pangan, khususnya pada daging sapi, daging ayam ras, daging ayam kampung, dan daging itik. 

"Kita sudah buat jadwalnya, tim yang terdiri dari berbagai dinas dan stakeholder lainnya ini akan keliling di tiga pasar dalam sehari. Tim ini lengkap dan sesuai dengan tupoksi masing-masing," kata Antiek.

Selain itu Antiek juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan kepada pedagang pasar tradisional dan pasar modern supaya mereka menjual barang-barang yang memenuhi prasyarat kesehatan. Bila ada kekurangan, akan dikomunikasikan dengan stakeholder lainnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Doa Bersama Digelar di Surabaya

3 hari lalu

Utang Rp600 Juta, Rumah Mewah Rp2,2 Miliar Dieksekusi PN Surabaya hingga Disegel

4 hari lalu

Detik-Detik Alphard Tabrak 15 Kendaraan di Surabaya Terekam CCTV, Sopir Dimassa

4 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Alphard Tabrak 15 Kendaraan di Surabaya, 6 Luka-Luka

4 hari lalu

Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk Tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal