Cara Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat yang Ampuh, Wajib Tahu Nih

Tati Rukmanah
Simak cara menurunkan darah tinggi tanpa obat yang ampuh berikut. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

6. Berhenti Merokok

Cara menurunkan darah tinggi tanpa obat selanjutnya adalah berhenti merokok. Meski sulit, cara ini diklaim sangat baik untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Soalnya, merokok diyakini menyebabkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Meski bersifat sementara, namun efek peningkatan tersebut langsung terasa.

Bahkan bahan kimia yang terkandung dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka waktu panjang, termasuk merusak dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan peradangan dan mempersempit arteri darah. Arteri yang mengalami penyempitan bisa mengeras dan berujung meningkatnya tekanan darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan dan mempersempit arteri Anda. arteri yang mengalami penyempitan dapat mengeras dan menyebabkan tekanan darah tinggi.

7. Kurangi Stress

Tekanan darah tinggi yang dialami seseorang tak hanya dipengaruhi kondisi fisik. Ternyata, kondisi psikologis yang buruk, termasuk stres, diyakini berpengaruh dan menjadi pendorong utama tekanan darah tinggi.

Pasalnya saat stres kronis, tubuh akan masuk ke dalam mode flight or flight secara konstan. Kondisi itu mengakibatkan detak jantung berdebar lebih cepat dan memicu penyempitan pembuluh darah.

Stres juga bisa mengakibatkan seseorang menjalani pola hidup yang tidak sehat seperti mengonsumsi minuman beralkohol dan makanan tidak sehat pemicu tekanan darah tinggi.

8. Konsumsi Makanan Kaya Akan Kalium

Kalium diklaim sebagai salah satu mineral penting yang membantu tubuh membuang kelebihan natrium. Zat tersebut juga diyakini bisa mengurangi tekanan pada pembuluh darah.

Demi mendapatkan keseimbangan kalium dan natrium, seseorang harus mengonsumsi makanan segar dan utuk yang tinggi kalium seperti tuna, salmon, susu, yogurt, pisang, sayuran hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian.

9. Kurangi Kafein

Kafein menjadi salah satu senyawa yang bisa meningkatkan tekanan darah meski efeknya bersifat sementara. Dalam sebuah studi pada 2017, tekanan darah sistolik dari 18 peserta meningkat selama dua jam setelah mengonsumsi kafein atau minuman berenergi. 
Demi mencegah kenaikan tekanan darah, sebaiknya membatasi minuman yang mengandung kafein.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Pegawai Pemkab Garut Didiagnosis Obesitas alias Kegemukan

57 tahun lalu

Gegara Hipertensi, Warga Tepus Gunungkidul Gantung Diri di Dapur

57 tahun lalu

Tinggal Sendirian, IRT di Kulonprogo Ditemukan Tewas Membusuk

57 tahun lalu

Emak di Bantul Ditemukan Tewas Dalam Kamar Mandi

57 tahun lalu

10 Manfaat Buah Merah Papua, Nomor 5 Ternyata Mampu Meningkatkan Libido Laki-Laki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal