Pada hari biasa, jadwal ziarah Tebuireng dibatasi dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–15.00 WIB dan 20.00–02.00 WIB. Namun, seluruh pembatasan waktu tersebut ditiadakan selama muktamar berlangsung.
"Kami membuka akses makam Pesantren Tebuireng secara penuh untuk menghormati para muktamirin yang hendak berziarah. Selama muktamar nanti, tidak ada waktu yang dilarang untuk berziarah," ujar Mudir V Bidang Pendidikan Formal Pesantren Tebuireng, Achmad Roziqi, dikutip Senin (24/8/2026).
Guna mengantisipasi penumpukan massa dan menjaga ketertiban, pihak pengelola pesantren telah menyiapkan skema rekayasa serta pengamanan lokasi. Seluruh peziarah diarahkan masuk melalui pintu belakang pesantren untuk mengurai kepadatan di area depan.