Cegah Klaster Pilkada, Pemkot Surabaya Lakukan Asesmen Tiap Tahapan

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi Pilkada serentak 2020. (Foto: Antara)

“Jadi, terkait dengan pengundian nomor urut paslon, nanti pihak KPU mengirimkan surat kepada kami dan selanjutnya akan dilakukan asesmen tempat yang dipilih KPU itu. Namun, kami sarankan untuk mengutamakan daring dan tempat terbuka,” ujarnya.

Irvan juga mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, harus menghindari 3C, yaitu closed spaces (ruang tertutup dengan ventilasi rendah); crowded place (tempat yang padat orang atau kerumunan) dan close contact setting (kontak dekat seperti percakapan jarak dekat). Selain itu, harus juga memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak (VDJ).

Semakin faktor VDJ dijaga, maka semakin rendah risiko penyebaran virus Covid-19. Sebaliknya, saat ketiga faktor VDJ overlap, maka risiko penyebarannya sangat tinggi.

“Jadi, hindari 3C dan harus memperhatikan VDJ. Pemilihan tempat untuk pengundian nomor urut paslon juga harus memperhatikan ini,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret Sadis Tewaskan ASN di Surabaya Ditangkap, Ternyata Komplotan Pasutri

57 tahun lalu

Kebakaran 2 Gudang Mebel di Surabaya, 22 Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Kelangkaan Solar di Surabaya, Pemprov Jatim Tambah Kuota Distribusi

57 tahun lalu

IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

57 tahun lalu

2 Rumah Mewah Dokter di Surabaya Dieksekusi, Barang Dikeluarkan Paksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal