Cegah Klaster Pilkada, Pemkot Surabaya Lakukan Asesmen Tiap Tahapan

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi Pilkada serentak 2020. (Foto: Antara)

“Jadi, terkait dengan pengundian nomor urut paslon, nanti pihak KPU mengirimkan surat kepada kami dan selanjutnya akan dilakukan asesmen tempat yang dipilih KPU itu. Namun, kami sarankan untuk mengutamakan daring dan tempat terbuka,” ujarnya.

Irvan juga mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, harus menghindari 3C, yaitu closed spaces (ruang tertutup dengan ventilasi rendah); crowded place (tempat yang padat orang atau kerumunan) dan close contact setting (kontak dekat seperti percakapan jarak dekat). Selain itu, harus juga memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak (VDJ).

Semakin faktor VDJ dijaga, maka semakin rendah risiko penyebaran virus Covid-19. Sebaliknya, saat ketiga faktor VDJ overlap, maka risiko penyebarannya sangat tinggi.

“Jadi, hindari 3C dan harus memperhatikan VDJ. Pemilihan tempat untuk pengundian nomor urut paslon juga harus memperhatikan ini,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Surabaya Geger! Mobil Patroli Polsek Tambaksari Dibakar, Polisi Tangkap Pelaku

5 hari lalu

Kebakaran Hebat Gudang Peralatan Rumah Tangga di Surabaya, 23 Damkar Dikerahkan

6 hari lalu

Kecelakaan di Surabaya, Minibus Terbalik usai Tabrak Pohon Diduga Sopir Mabuk

5 hari lalu

Kisah Pengupas Bawang di Surabaya, Diupah Rp3.000 per Kg meski Mata Perih

7 hari lalu

Momen Bersejarah! Suku Bawean Untuk Pertama Kalinya Diundang Upacara HUT RI di Grahadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal