Cerita Mencekam Tahun 70-an di Jawa, Kepala Bocah Dipakai Tumbal Jembatan

Solichan Arif
Cerita mengerikan tahun 70-an, kepala bocah dijadikan tumbal jembatan. (ilustrasi).

Kelompok penculik itu beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Pada akhir tahun 1970-an itu bersamaan dengan adanya sebuah proyek besar di Jawa Tengah.

Sebuah waduk yang membendung sungai Bengawan Solo, sedang memulai proses pembangunan. Kabar yang berkembang. Untuk kekokohan konstruksi, penanggung jawab proyek konon membutuhkan tumbal nyawa manusia.

Yang dibutuhkan yakni nyawa anak-anak yang berusia tidak lebih dari 13 tahun dan belum akil baligh. Syarat yang menyeramkan itu merupakan jalan pintas yang datang dari paranormal hitam.

“Mereka menyerahkan sepenuhnya pencarian tumbal anak-anak kepada pihak ketiga”.

Para penculik anak-anak pun bergentayangan di sekitaran wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Diceritakan oleh para orang tua kepada anak-anaknya betapa sadisnya modus yang dipakai para penculik.

Anak-anak yang sedang bermain atau dalam perjalanan pulang sekolah sendirian, tiba-tiba dijerat. Si bocah korban penculikan dimasukkan ke dalam Jeep dengan posisi dibekap dan dibawa ke tempat sepi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
9 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

2 bulan lalu

Pria di Tuban Ditemukan Tewas, Sempat Mengaku Ketakutan Akan Dijadikan Tumbal

2 bulan lalu

Bangkit usai Kebakaran, Warga Kampung Adat Sade Lombok Mulai Kembali Bangun Rumah

2 bulan lalu

Remaja Perempuan di Palopo Berlumuran Darah, Mengaku Diancam Dibunuh untuk Ditumbalkan

5 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal