Curah Hujan Tinggi di Lamongan, Petani Melon dan Semangka Terancam Gagal Panen

Abdul Wakhid
Petani melon dan semangka di Lamongan berusaha menyelamatkan buah yang masih bisa dipanen. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)


Kondisi ini diperparah dengan harga semangka dan melon yang juga anjlok. Sebelumnya, harga perkilo mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000, kini hanya Rp1.400.

Di Lamongan, sentra tanaman semangka dan melon ada di Desa Latukan dan Banteng Putih, Kecamatan Karang Geneng. Di dua desa ini ada lebih dari 200 hektare lahan pertanian yang di musim kemarau/ ditanami buah melon, semangka madu, sunrise serta apolo.

Kini, para petani hanya bisa pasrah dan berharap di musim depan cuaca lebih bersahabat dan serangan hama tikus bisa dikendalikan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

17 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

17 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

20 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal