Diduga Lakukan Malapraktik, Keluarga Nur Aini Ancam Somasi RSUD Bangil

Ihya Ulumuddin
Keluarga Nur Aini mendatangi RSUD Bangil Pasuruan meminta pertanggungjawaban pihak rumah sakit atas dugaan malapraktik yang menyebabkan meninggalknya korban. (Foto:repro/Kabarpos.com)

Manajemen RSUD Bangil membantah bahwa telah terjadi malapraktik atas pasien Nur Aini. Sebab selama dirawat, pasien mendapat penanganan cukup baik. Tindakan dokter dan perawat terhadap pasien juga sesuai prosedur.

“Pasien ini (Nur Aini) mengalami sindrom steven johnson atau penyakit kulit yang disebabkan alergi obat. Memang tidak mudah penanganannya. Walau begitu, dokter sudah mengambil tindakan tepat,” Humas RSUD Bangil, Ghozali.

Pengacara Qobul, M Soleh, meminta pihak rumah sakit memberikan penjelasan yang lengkap terkait penanganan pasien. Kalau tidak, kasus tersebut akan dilaporkan ke polisi, termasuk juga majelis kehormatan disiplin kedokteran.

“Ada sanksi berat. Pasal 33/59 KUHP menyebutkan, bahwa kelalaian yang menyebabkan orang meninggal bisa dihukum 5 tahun. Kedua, ini juga harus menjadi perhatian serius di kalangan medis dan rumah sakit. Bahwa jangan ada lagi stigma negatif bahwa penanganan ceroboh bagi pasien tidak mampu adalah hal biasa,” ucapnya.

Sebelumnya, kasus dugaan malapraktik terjadi di RSI Aisyiah Siti Fatimah Sidoarjo. Seorang balita yang baru berusia 21 bulan meninggal dunia didua akibat malapraktik dokter di rumah sakit tersebut.

Ahmad Ahza Jadid Taqwa anak semata wayang pasangan Yudi Purnomo dan Teti Rihardini, warga Desa Kebraon, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo mengembuskan napas terakhir setelah diberikan obat antibiotik oleh dokter rumah sakit swasta itu, Selasa (24/10/2017) lalu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur

57 tahun lalu

Polisi Sebut Bidan Rangkap Lurah di Prabumulih Bisa Tersangka Kasus Malapraktik

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Malapraktik Kematian Pasien RS Telogorejo Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal