Selesai ziarah, calon wali kota Surabaya nomor urut 2 itu juga menyempatkan waktu mampir ke kediaman para pengurus Masjid Agung Sunan Ampel. Sekitar satu jam mereka berdiskusi.
Setelah menerima Machfud Arifin, Gus Ahmad Hud menyatakan bahwa Machfud Arifin bukan sosok yang asing, lantaran sudah saling kenal.
“Sosok yang sebelumnya kita kenal. Sosok yang bantu banyak, yang bantu-bantu dalam kemaslahatan Masjid Agung Sunan Ampel,” tutur Gus Ahmad Hud.
Perbincangan yang terjadi antara Gus Ahmad Hud dan Machfud Arifin itu sama sekali tidak membahas politik. “Sebagai mana amanat abah, kita tidak berafiliasi pada politik apa pun. Semuanya kita terima dengan lapang dada,” katanya.
Menurutnya, lingkungan Masjid Agung Sunan Ampel harus dijaga dan dijauhkan dari kepentingan politik, sesuai amanah orangtuannya. “Masjid Agung Sunan Ampel ini amanat dari orangtua saya yang harus dijaga. Kita tetap berpendirian pada khittah bahwa masjid adalah tempat ibadah,” ujarnya.