Duet Nasionalis-Santri Bisa Menangkan PDIP di Pilwali Surabaya

Ihya Ulumuddin
Whisnu Sakti Buana dan Gus Hans dalam sebuah acara.(foto: iNews.id/istimewa)

Lalu, siapa duet nasionalis-santri yang dimaksud? Angga tidak menyebut nama. Namun, bisa jadi sosok yang dimaksud Whisnu Sakti Buana-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

Sebab, di bursa Pilwali Surabaya 2020, satu-satunya kandidat dari kalangan santri alias orang pesantren hanya Gus Hans. Sedangkan Whisnu disebut-sebut yang akan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk posisi calon wali kota.

Angga menambahkan, yang dibutuhkan saat ini yakni kolaborasi bersama, saling pengertian, saling pemahaman satu sama lain. Maka politiknya harus sinergi dalam kondisi krisis. Sebab, harus menyesuaikan dengan keadaan new normal.

Bagi Angga, new normal itu solidaritas, saling pengertian, bersama-sama, gotong royong untuk saling bantu membantu menghadapi krisis, dan politik harus menyesuaikan.

“Menyesuaikannya apa? Ya merangkul seluruh aliran politik kebudayaan, terutama yang eksisting di Surabaya. Jadi lebih ke arah solidarity maker, dan solidarity maker itu terbangun ketika aliran sungai nasionalis dan santri bertemu,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Kisah Inspiratif Hermadi, PNS yang Lulus S2 di Unair dengan IPK Sempurna 4,00

2 tahun lalu

Keren! Kisah Naila Musta’ina Jadi Mahasiswa Termuda UNAIR Usia 16 Tahun

2 tahun lalu

Kisah Inspiratif Marlon, Mahasiswa Blasteran Usia 16 Tahun Lolos UTBK Unair Jurusan Matematika

2 tahun lalu

Puluhan Caleg PDIP di Jateng Terancam Gagal Dilantik karena Sistem KomandanTe

2 tahun lalu

Kisah Inspiratif Roy, 13 kali Gagal Masuk Fakultas Kedokteran Kini Jadi Wisudawan Berprestasi Unair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal