Eksekusi Lahan SMK di Lumajang Ricuh, Ratusan Siswa Blokade Jalan dan Usir Petugas 

Yayan Nugroho
Ratusan siswa SMK membelokade jalan, menolak eksekusi lahan dan mengusir petugas, Senin (27/12/2021). (Foto: iNews.id/Yayan Nugroho).

"Kami sadar posisi kami. Tapi mohon proses ini ditunda. Paling tidak sampai tiga tahun, sampai gedung sekolah yang baru selesai," katanya. 

Pasalnya, jumlah siswa SMK WYSN cukup banyak, mencapai 400 siswa, sehingga perlu persiapan gedung dan fasilitasnya. "Tujuannya semata-mata agar proses belajar tidak terganggu," tuturnya. 

Diketahui, kasus sengketa lahan sekolah ini berawal dari perjanjian sewa kontrak yang dilakukan pihak sekolah pada tahun 2015 senilai Rp1,2 miliar. Namun pada tahun ke empat pihak selolah tidak mampu membayar sewa secara utuh, sehingga pemilik lahan pun membawa perkara ini ke pengadilan dan memenangkan sengketa lahan tersebut. 

Sementara itu hingga Senin siang ratusan siswa SMK WYSN Lumajang masih memblokade jalan dan bertahan di depan sekolah. Sementara pihak kepolisian berencana akan menjembatani mediasi atara pihak sekolah dan pemilik lahan. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Detik-Detik Turnamen Sepak Bola Bupati Pasuruan Cup Ricuh, Wasit Dikeroyok Suporter

7 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

17 hari lalu

Eksekusi Lahan Ricuh di Kendari, Keluarga Pemilik Tanah Tiduran di Aspal Adang Alat Berat

29 hari lalu

Konvoi Pesilat di Pasuruan Dibubarkan Warga, Geber Motor dan Nyalakan Flare

2 bulan lalu

Sepak Bola Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Babak Belur Dikeroyok Massa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal