Gagal Berangkat dan Dialihkan, Sejumlah Penumpang Kereta Protes

Sholahudin
Mukhtar Bagus
Penumpang KA yang protes lantaran gagal berangkat di Stasiun Mojokerto. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id - Puluhan penumpang kereta api jurusan Yogyakarta dan Bandung protes dan mengamuk di Stasiun Kota Mojokerto Sabtu (7/4/2018) pagi. Kekecewaan itu lantaran mereka gagal berangkat, imbas dari kecelakaan Kereta Api Sancaka yang menabrak truk trailer di Ngawi, Jumat 6 April 2018.

Pantauan iNews, para penumpang melakukan aksi protes di lobi stasiun. Mereka bahkan tampak menggebrak-gebrak meja costumer service saat meluapkan kekesalannya lantaran batal berangkat. Dalam aksi itu, sempat terjadi perdebatan antara penumpang dengan Kepala Stasiun Kota Mojokerto.

Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) menyarankan agar para penumpang menukar kembali tiket yang telah dibeli. Namun penumpang menolak dengan alasan tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Padahal, rata-rata para penumpang telah datang sejak pukul 07.00 WIB dan bersiap di stasiun untuk jadwal keberangkatan pukul 08.30 WIB.

"Petugas tiket hanya bilang menukarkan tiketnya karena tidak dapat berangkat. Kami meminta solusi lain, agar bisa diberangkatkan, bukan hanya soal pengembalian uang," kata Fitri, seorang calon penumpang.


Suasana di stasiun sejak pagi hingga siang ini terus didatangi para calon penumpang. Banyak di antara mereka yang terlantar lantaran kurang mendapat kejelasan menyangkut jadwal keberangkatan maupun pengalihan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilang Keseimbangan Saat Manuver Putar Balik, Truk Bermuatan Kayu Terguling di Sidoarjo

57 tahun lalu

Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi

57 tahun lalu

Kecelakaan 2 Motor Tabrakan Diduga Balap Liar di Semarang, 1 Korban Putus Kaki

57 tahun lalu

Rugi Rp26 Juta, Sopir Pikap Terguling di Purbalingga Minta Warga Kembalikan Telur Jarahan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal