Gagal Panen akibat Wereng, Petani di Mojokerto Bakar Tanaman Padi yang Kering

Sholahudin
Petan di Mojokerto membakar tanaman padi yang mengering akibat serangan wereng. (Foto: iNews/Sholahudin)

Gagal panen ini juga menyebabkan warga Desa Balong Masin yang sebagian besar adalah petani tidak dapat membayar pajak tahunan. Mereka berharap ada kelonggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab Mojokerto).

“Tanaman padi rusak dan gagal panen karena hama wereng. Kondisi tanaman rusak dan mengering sehingga tidak bisa dipanen,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Balong Masin, Heri Bambang Suyanto mengatakan, setelah dilakukan pendataan, lahan yang gagal panen seluas 125 hektare. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian serta bupati Mojokerto.

“Kami berharap ada bantuan bibit padi, pupuk atau obat-obatan agar petani dapat menanam kembali dengan biaya yang lebih sedikit,” katanya.

Selain di Desa Balong Masin, Kecamatan Pungging, gagal panen juga terjadi di beberapa desa di Kecamatan Mojosari dan Bangsal. Penyebab gagal panen di wilayah tersebut juga dikarenakan serangan hama wereng.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

30 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

2 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

2 bulan lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal