Gegara Rp12.000, Kepala Sekolah di Lumajang Sulut Tangan Siswa dengan Api

Cucuk Donartono
F dan SM saat berada di Unit PPA Polres Lumajang, Senin (5/4/2021). (Foto: iNews.id/Cucuk Donartono).

LUMAJANG, iNews.id - Seorang guru dan kepala sekolah madrasah di Lumajang diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang. Keduanya dilaporkan wali murid akibat menyulut tangan beberapa muridnya dengan menggunakan korek api. 

Salah seorang wali murid melaporkan keduanya setelah tangan tiga dari 10 siswa melepuh akibat sulutan api tersebut. Keduanya masing-masing F (guru) dan SM (kepala sekolah). 

Ceritanya, pada 26 Maret lalu, SM menerima laporan dari F bahwa uang tabungan sekolah tiba-tiba hilang Rp12.000. F  curiga uang tersebut hilang dicuri oleh satu di antara 10 siswa kelas 4 madrasah. 

SM dan F akhirnya mencoba berkomunikasi satu per satu dengan muridnya. Tapi ternyata tidak ada yang mengaku. Akhirnya SM berinsiatif mengetes kejujuran dengan menyulutkan korek api ke tangan anak-anak didiknya.

"Tujuan saya bukan masalah 12.000 nya. Saya pengennya ngajari anak cuma cara saya salah gitu tok," kata SM bercerita sambil menahan kucuran air mata, ketika ditemui usai diperiksa Unit PPA Polres Lumajang, Senin (5/4/2021).

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pembunuh Pelajar SMP di Bekasi Ditangkap, Motif gegara Korek Api

23 hari lalu

Kepsek SMPN 18 Malang Dicopot usai Tampar Siswa gegara Seragam Lurik

23 hari lalu

Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Aniaya Siswa, Orang Tua Demo ke Sekolah

23 hari lalu

Viral 5 Kepala Sekolah di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Tolak Vendor Revitalisasi

2 bulan lalu

Viral! Pria di Bandung Bawa Benda Mirip Pistol dan Tendang Pemotor Perempuan yang Terjatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal