Gempa Besar Ancam Jatim, Pakar Geofisika UB: Lempeng Malang Selatan Sudah Tua

Avirista Midaada
Sejumlah anggota TNI-Polri bergotong rotong membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh akibat gempa bermagnitudo 6,1 di Malang, Jatim. (Foto: MNC Portal/Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id - Pakar geofisika kebencanaan Universitas Brawijaya (UB) menilai lempeng di wilayah Malang Selatan mudah patah akibat berusia tua. Sehingga menyebabkan lempeng berpotensi mengalami gempa.

Guru Besar Bidang Geofisika Kebencanaan dan Eksplorasi Sumberdaya Alam Universitas Brawijaya (UB), Profesor Adi Susilo mengatakan, berdasarkan analisisnya potensi gempa berkekuatan Magnitudo 6-7 di selatan Malang sebenarnya kecil. Begitu pun dengan kekuatan 8 maupun 9 SR, ini berpotensi sangat kecil terjadi di Malang.

"Kekuatan 8 maupun 9 SR (Magnitudo) ini pun berpotensi sangat kecil terjadi di Malang. Enam itu pun akan jarang-jarang, yang banyak itu (magnitudo) empat dan lima cukup banyak," ucap Adi Susilo, Minggu (11/4/2021).

Dari catatan sejarah gempa, Adi pun memetakan periodisasi gempa besar kemungkinan terjadi setiap 20 sampai 30 tahun. Hasil analisis Adi pada 2006 lalu menyimpulkan peristiwa tersebut kemungkinan akan terjadi pada 2010 atau 2020. "Itu memang 27 tahun (jarak dengan 1994). Jadi kayak kok pas juga 27 tahun," kata Adi. 

Meski Jawa Timur memiliki potensi gempa besar, hal ini bukan berarti masyarakat harus panik. Yang perlu diterapkan pada diri masing-masing warga itu kewaspadaannya. "Biasa tapi dalam posisi waspada. Yang utama itu," ungkapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

16 hari lalu

Ngeri! Mahasiswa Kedokteran UB Jatuh dari Lantai 6 Gedung Kampus, Begini Kondisinya

23 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Jateng, Tidak Berpotensi Tsunami

1 bulan lalu

BMKG: Gempa Besar Magnitudo 5,3 di Tahuna Sulut Tidak Berpotensi Tsunami

3 bulan lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara, Ini Analisis BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal