Gubernur Khofifah Berharap Daerah Terbuka Tentang Data Kasus Corona

Ihya Ulumuddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memantau langsung check point larangan mudik di Tol Ngawi. (Foto: istimewa)

Upaya sama kata Khofifah juga dilakukan saat muncul klaster di Asrama Haji Sukolilo dan Tulungagung. Saat itu, seluruh elemen (pemerintah kabupatan dan provinsi) saling support, sehingga penanganan di klaster ini bisa dilakukan secara maksimal.

“Keterbukaan daerah menjadi kunci untuk percepatan penangan. Agar layanan cepat dilakukan. Kalau daerah kurang terbuka, maka pelayanan bisa terlambat,” katanya.

Khofifah menilai, Covid-19 adalah masalah besar yang harus diselesaikan bersama-sama. “Bagitu ada kasus, kita buka bersama petanya, supaya terevaluasi secara terukur. Lewat data maka penanganan menjadi fokus,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

20 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

30 hari lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

2 bulan lalu

Pemprov Jatim Jamin Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Santosa 2

2 bulan lalu

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Khofifah dan Kapolda Jatim Temui Korban Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal