Gubernur Khofifah Minta Kabupaten/Kota di Jatim Siaga Hadapi La Nina

Hari Tambayong
Lukman Hakim
La Nina diprediksi melanda Indonesia Oktober hingga Februari 2022. (ilustrasi).

"Efek fenomena ini ditandai dengan peningkatan curah hujan secara drastis dan diikuti dengan bencana seperti banjir, angin kencang, puting beliung, tanah longsor, dan lain sebagainya. Untuk daerah-daerah rawan bencana tersebut tolong segera lakukan langkah antisipasi," ujar Khofifah.

Khofifah menyatakan, pemerintah daerah secara rutin harus melakukan update data dan informasi perihal cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG. Setiap peringatan dini yang dikeluarkan BMKG terkait cuaca dan iklim, kata Khofifah, harus secepatnya direspon dan disebarluaskan apabila menyangkut kedaruratan di wilayah masing-masing.

"Masyarakat juga harus diberi pemahaman menyeluruh guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Sehingga, bisa melakukan langkah penyelamatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana akibat fenomena La Nina ini," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
11 jam lalu

Miris! Keluarga Tukang Becak di Tuban Masuk Desil 6, Bantuan Sosial Terancam Hilang

23 jam lalu

Kebakaran Rumah di Surabaya, 2 Bocah Kakak Adik Tewas dalam Kamar Diduga Terkunci

3 hari lalu

Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

3 hari lalu

Kronologi Mobil Travel Tabrak Truk Tewaskan 4 Penumpang di Tol Jombang, Sopir Diduga Mengantuk

4 hari lalu

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Terekam 32 Letusan dalam Sehari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal