Guru di Blitar Mogok Mengajar, Polisi Mengisi Pelajaran di Sejumlah SD

Ihya Ulumuddin
Roby Ridwan
Anggota Polwan mengajar di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Blitar, Jawa Timur, Rabu (26/9/2018). (Foto: Antara/Irfan Anshori)

Kasatlantas Polres Blitar AKP Moh Amirul Hakim mengatakan, inisitif mengajar ini muncul karena mereka kasihan dengan para siswa. Dia berharap, meski ditinggal guru mogok, para siswa tetap mendapatkan ilmu sehingga waktu tidak terbuang sia-sia.

“Kami datang ke sini (sekolah) untuk menyampaikan hal yang bersifat edukatif. Salah-satunya pelajaran terkait lalu-lintas,” kata Hakim.

Kepala Sekolah SDN Sidodadi II Endang Suprihno mengatakan, sejak ditinggal para guru mogok, aktivitas belajar-mengajar menjadi telantar. Sebab, lima dari sembilan guru di SD tersebut ikut mogok. Otomatis, hanya empat guru yang aktif.

“Gurunya cuma sembilan yang honorer ada lima mogok semua. Jadinya terganggu,” kata Endang.

Untuk dikertahui, para guru yang bertatus honorer tersebut mogok menyusul rekrutmen CPNS yang membatasi usia pendaftar maksimal 35 tahun. Aturan tersebut membuat peluang mereka untuk menjadi PNS tertutup.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kasus Guru Dikeroyok di Balikpapan Naik Penyidikan, 2 Siswa Jadi Tersangka

26 hari lalu

Terungkap! Polisi Gadungan yang Dekati Bu Guru ASN di Jember Ternyata Driver Online

26 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi demi Memikat Wanita Idaman, Pemuda di Jember Ditangkap

1 bulan lalu

Kisah Hasrianti Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid meski 6 Tahun Tak Digaji

3 bulan lalu

Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal