“Untuk buruh ya pakai seragam buruh. Sedangkan teman-teman mahasiswa menggunakan almamater. Ini untuk mencegah munculnya penyusup,” katanya.
Nurudin mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya memang telah difasilitasi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk bertemu Menkopolhukam, Mahfud MD. Saat itu, perwakilan buruh meminta Mahfud MD menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar segera menerbitkan Perppu pembatalan Omnibus Law.
Namun, Mahfud MD malah menyarankan para buruh mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Artinya, tuntutan perwakilan buruh tidak diakomodasi oleh pemerintah pusat. Karena itu, kami memutuskan untuk melanjutkan perjuangan dengan menggelar aksi,” ujarnya.