Ibunda Zidan Mahasiswa UI Dibunuh Senior Minta Pelaku Dihukum Qisas, Ini Alasannya

Yayan Nugroho
Ibunda Muhammad Naufal Zidan (19), mahasiswa UI (Universitas Indonesia) yang tewas dibunuh seniornya minta pelaku dihukum qisas. (Foto: iNews/Yayan Nugroho)

Menurut Rustina, saat itu anaknya seperti enggan berpisah dengan dirinya. Padahal setiap keberangkatan dari bandara, dia selalu pergi begitu saja.

"Biasanya kalau sudah masuk (bandara) tidak pedulikan lagi. Tapi waktu itu enggak," ujarnya.

Rustina menceritakan, Zidan menoleh sebentar ke belakang melihat kedua orang tuanya dan adiknya yang mengantarnya berangkat.

Bahkan seolah tak ingin melepas pandangan karena terus menoleh ke belakang meski telah berjalan jauh masuk ke bandara.

"Dia sampai jauh terus pandangi kami. Itu yang enggak kami sadari kalau itu terakhir," tutur Rustina.

Zidan, mahasiswa Sastra Rusia UI tewas dibunuh seniornya, AAB (23) di dalam kamar kos di kawasan Kukusan, Beji, Depok.

AAB menghabisi nyawa juniornya itu dengan pisau lipat. AAB ditangkap tak lama setelah pembunuhan itu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terekam CCTV! Pria di Lumajang Bobol Kafe Mengaku Terdesak Ekonomi

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Motif Keji Pria di Lumajang Bunuh Pacar, Sakit Hati Diejek usai Berhubungan Badan

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Gadis Tanpa Busana di Lumajang, Ternyata Pacar Korban

57 tahun lalu

Ngeri! 2 Truk Adu Banteng di Lumajang Terekam CCTV, Sopir Terpental Masuk Selokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal