SURABAYA, iNews.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jawa Timur terus mempercepat proses identifikasi korban kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8. Hingga Kamis (17/9/2026) siang, petugas telah mengambil 31 sampel swab DNA dan menerima 70 data ante mortem dari pihak keluarga korban.
Sejumlah keluarga korban mendatangi Posko DVI Polda Jatim untuk menyerahkan berkas data pribadi serta menjalani pengambilan sampel medis.
Paur DVI Biddokkes Polda Jatim, dr Evan menjelaskan, pengambilan sampel DNA dilakukan menggunakan metode buccal swab atau usapan pada bagian dalam pipi.
Tim medis memprioritaskan sampel DNA dari keluarga sedarah atau orang tua dan anak kandung korban guna memaksimalkan presisi saat pencocokan.
"Pengambilan sampel swab DNA kami prioritaskan dari keluarga kandung korban untuk memudahkan proses pencocokan data medis. Selain itu, kami juga terus mengumpulkan data ante mortem secara menyeluruh," kata dr. Evan, Kamis (17/9/2026).
Guna mendukung keakuratan proses identifikasi, Tim DVI mengimbau keluarga korban untuk melengkapi data ante mortem dengan membawa dokumen fisik serta informasi rinci mengenai korban.
Pengumpulan data ante mortem dan sampel DNA ini merupakan tahap krusial yang nantinya akan dicocokkan (matching) dengan data post mortem dari jasad korban. Langkah ini dilakukan demi memberikan kepastian hukum dan kejelasan bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar.