Operasi identifikasi melibatkan tim gabungan dari BPBD, Ditreskrimum Polda Jatim, Ditpolairud Polda Jatim, RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Pamekasan, Tim Forensik Universitas Airlangga, TNI, PMI, Dinas Kesehatan, dan PT Jasa Raharja.
Operasi DVI masih dilanjutkan hingga Basarnas secara resmi menutup proses pencarian. Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dan menduga mereka menjadi penumpang kapal diminta segera mendatangi posko atau menghubungi layanan resmi.
“Kami berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan diduga menjadi penumpang KMP Mutiara Santosa 2 segera menghubungi hotline atau datang ke posko agar proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.