BANYUWANGI, iNews.id – Penyebab terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Labitra Adinda III di Selat Bali tepatnya di lintas penyeberangan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Bali, Kamis (17/5/2018) sore, diduga akibat hubungan pendek arus listrik.
Hal itu diungkapkan Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman di sela-sela proses evakuai penumpang kapal. Namun, dia menegaskan hal itu baru dugaan sementara karena kepastiannya masih menunggu penyelidikan petugas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Donny memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena baik penumpang maupun kru kapal termasuk anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi kapal lain. “Ya, dugaan sementara ada korsleting listrik di bagian mesin kapal. Ini masih diselidiki tim KNKT,” ucapnya.
Kapolres mengaku mendapat laporan peristiwa terbakarnya kapal itu dari pihak ASDP Ketapang Banyuwangi. Setelah mendapat kabar tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim SAR dan TNI untuk bersama-sama mengevakuasi penumpang. "Semua penumpang berhasil kita evakuasi. Jadi tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya 13 mobil masih berada di dalam kapal," ungkapnya.
Sementara itu, upaya evakuasi muatan kapal ferry nahas ini hingga malam ini masih terkendala kondisi cuaca di Selat Bali yang cukup buruk. Selain ombak besar, tiupan angin di lokasi kejadian juga cukup kencang. Hal itu menyulitkan tim evakuasi menarik kapal tersebut.