Jatim Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Semua Pihak Diminta Siaga

Ihya Ulumuddin
Kepala BPBD Suban Wahyudiono. (Foto: iNews/Ihya 'Ulumuddin)

Gubernur Jatim juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada para kepala daerah untuk menyiapkan segala potensi untuk antisipasi bencana alam, Jumat (22/11/2019).

Di tingkat provinsi, Gubernur Jatim mengimbau para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah provinsi (pemprov) yang mempunyai fungsi penanggulangan bencana harus bekerja sama dengan TNI-Polri untuk antisipasi bencana alam.

"Dengan adanya antisipasi ini maka diharapkan Jatim dalam kondisi siap menghadapi bencana hidrometeorologi. Selain itu kami juga mengharapkn doa dari para ulama dan santri agar aman dari bencana alam," katanya.

Suban menjelaskan dari pemetaan BPBD, ada 22 wilayah di Jatim yang rawan bencana hidrometeorologi jelang puncak musim hujan bulan Desember 2019 hingga Januari 2020.

Suban membeberkan dari 22 daerah itu, daerah rawan banjir umumnya didominasi oleh luapan sungai di sekitarnya. Seperti Sungai Bengawan Solo yang luapannya bisa membanjiri wilayah Bojonegoro, Magetan, Madiun, Lamongan, Gresik, Ngawi, dan Tuban.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

19 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

27 hari lalu

Solidaritas untuk NTT, Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan dari Surabaya

29 hari lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

1 bulan lalu

Rendang 5 Ton untuk Korban Gempa NTT dari Sumbar, Bantuan Pertama 700 Kg Sudah Dikirim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal