Kapal Van Der Wijck Ditemukan, Masyarakat Tak Berani Menjarah karena Dianggap Keramat

Antara
Tim Arkeolog dalam paparan penemuan Kapal Van Der Wijck di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lamongan, Kamis (21/10/2021). (ANTARA/HO-Pemkab Lamongan)

"Identifikasi terus dilakukan guna pembuktian lebih konkret, dan untuk tercapainya tujuan tersebut perlu terus dilakukan eksplorasi. Sebab ada banyak properti," katanya. 

Wicaksono menyebut masyarakat setempat juga tidak ada yang berani menjarah karena dianggap keramat.

"Kami berharap jika ke depan bisa terus dieksplorasi, diangkat dan atas izin Bupati Lamongan bisa dijadikan museum," ucapnya. 

Dia mencatat beberapa barang berharga temuan di lokasi peninggalan bisa dijadikan cerita mengenai apa yang terjadi di tahun 1936. 

"Itu bagian dari sejarah yang daerah lain tidak punya," kata Wicaksono saat memaparkan di hadapan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 hari lalu

ABK KM Mayangsari II Tewas saat Melaut di Masalembo, Sempat Muntah Darah

26 hari lalu

Cari Ikan di Laut, Nelayan di Tulungagung Temukan Mayat Mengapung di Teluk Popoh

26 hari lalu

Jenazah Chief Officer KM Virgo Zaenal Husen Teridentifikasi, Dimakamkan di Karawang

28 hari lalu

Hari Ke-18 Pencarian KM Virgo Transport 8 Berlanjut, 57 Korban Belum Ditemukan

1 bulan lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal