Kasus DBD Meningkat, Permintaan Ikan Cupang Melonjak

Anang Agus Faisal
Koleksi ikan cupang. (Foto: Okezone).

TULUNGAGUNG, iNews.id - Merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai daerah membawa berkah tersendiri bagi petani ikan cupang di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).

Sejak sebulan terakhir, permintaan ikan predator jentik nyamuk ini mengalami peningkatan hingga 60 persen. Para pemesannya bukan hanya dari dalam kota saja, bahkan sampai ke luar pulau Jawa.

Seorang pembudidaya ikan cupang, Aris Setyobudi mengatakan, jika biasanya penjualan ikan hanya 2.000 ekor per pekan, kini bisa sampai 3.000 ekor lebih. Pesanan bukan cuma di Jawa saja, kata dia, sampai ke Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Bali.

"Harganya Rp2.000 - Rp3.500 per ekornya. Tergantung jenis dan ukuran ikan," kata Aris kepada wartawan di tempat ternaknya Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jatim, Senin (4/2/2019).

Dia mengatakan, ikan cupang dijual biasanya kalau sudah berusia 1,5 bulan setelah dibesarkan di kolom koloni. Bukan cuma enak dipandang sebagai ikan hias, jenis ikan ini juga diminati masyarakat setelah maraknya kasus DBD.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Jateng Meninggal Dunia

57 tahun lalu

DBD di Bali Capai 2.372 Kasus sejak Awal Tahun, 4 Orang Meninggal

57 tahun lalu

Tren Kasus DBD di NTT Naik Signifikan, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal