Kecam Penganiayaan Guru Budi, Mahasiswa Tuban Gelar Aksi Solidaritas

Pipiet Wibawanto
Mahasiswa STITMA Tuban menggelar aksi solidaritas guru Budi yang meninggal akibat dianiaya muridnya. (Foto: iNews.id)

Khoirul berharap pascakejadian itu orang tua dan guru lebih aktif memberikan pengawasan terhadap anaknnya ketika berada di sekolah. Hal itu dilakukan supaya sikap dan kepribadian anak bisa terus di kontrol.

Sebelumnya diberitakan, guru kesenian SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia selang beberapa jam setelah dipukul muridnya sendiri. Pemukulan dilakukan di dua tempat, yakni di sekolah dan di jalan selepas sekolah. Aksi bejat pelajar terhadap gurunya itu dipicu hanya karena ditegur lantaran tidak mengerjakan tugas menggambar.

Ahmad Budi Cahyono, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD Dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MHI, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018. Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah muntah-muntah dan pingsan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

7 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

7 hari lalu

43 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Suami Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

7 hari lalu

Kasus Istri Siri Dianiaya Oknum Polisi Aiptu N, Bareskrim Dalami Bukti Medis Korban

7 hari lalu

Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Bandar Sabu dan DPO Pembacokan di Kendari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal