“Saya tadi sempat nurunin gigi. Mobil di depan berhenti, saya juga sudah berhenti. Tiba-tiba dari belakang langsung ditabrak dengan benturan yang cukup keras. Mobil saya terdorong ke depan dan menabrak bus,” ujar Irfandi dikutip dari iNews Ponorogo, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, kendaraan yang dikemudikannya sedang melakukan perjalanan dari Cikarang, Jawa Barat, menuju Koramil 0802 Ponorogo. Perjalanan tersebut dilakukan untuk mengirim kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih. Beberapa pikap melaju dalam iring-iringan sebelum terjadi kecelakaan.
Akibat tabrakan beruntun itu, mobil pikap B 9818 XSY mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang karena terjepit di antara bus dan pikap yang menabraknya. Sementara pikap B 9838 XSY mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Adapun bus pariwisata hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.
Sopir bus pariwisata, Hari Suryono menegaskan kendaraannya telah berhenti beberapa detik sebelum tabrakan terjadi. Dia membantah melakukan pengereman secara mendadak.
“Saya sudah berhenti sekitar lima sampai sepuluh detik di lampu merah. Tiba-tiba dari belakang terdengar 'bruak'. Ternyata ada tabrakan beruntun, lalu kendaraan di belakang terdorong mengenai bus saya,” ucapnya.
Meski benturan menyebabkan kerusakan pada tiga kendaraan, seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara, memeriksa kendaraan, serta meminta keterangan pengemudi dan sejumlah saksi.
Petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan di sekitar simpang Gandukepuh. Penyebab pasti kecelakaan masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi.