Benturan membuat korban mengalami luka-luka. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit.
"Namun, nyawa korban tidak tertolong. Korban MW dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut," katanya.
Sementara itu, sopir truk yang terlibat kecelakaan justru meninggalkan lokasi setelah kejadian. Hingga kini, polisi belum mengetahui identitas maupun nomor polisi kendaraan tersebut.
Satlantas Polres Bojonegoro masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk dan pengemudinya. Polisi juga menangani kasus tersebut untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan serta mencari keberadaan pengemudi yang meninggalkan lokasi.