Khofifah Minta OJK Beri Perlindungan Ekstra kepada Masyarakat dari Investasi Bodong

Ihya Ulumuddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat hadir di acara pelantikan pejabat baru OJK Regional 4 di Surabaya, Jatim, Selasa (28/1/2020). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

“Sementara tidak semua orang mengetahui keabsahan legalitas dari penyedia fintek tersebut,” katanya.

Setidaknya, sudah lebih 100 fintek dan investasi ilegal yang izinnya dicabut oleh OJK. Namun, pendampingan kepada masyarakat harus tetap dilakukan agar jangan sampai terjerat fintek dan investasi ilegal.

Sementara itu, Ketua Panitia, Bambang Mukti Riyadi menuturkan, Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Jatim 2020 merupakan agenda tahunan OJK. Kegiatan ini bertujuan untuk mengomunikasikan arah kebijakan pemerintah ke depan.

“Pertemuan ini juga membicarakan upaya mengembangkan ekonomi Jatim di masa mendatang. Diharapkan setelah sertijab ini, pimpinan yang baru bisa mendukung dan bekerja sama guna menjawab tantangan penguatan ekosistem industri keuangan di Jatim yang berdaya saing dan berkualitas,” ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

5 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

8 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

15 hari lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

26 hari lalu

Guru Ngaji Gadungan di Boyolali Tipu Warga Rp105 Juta, Diganti Uang Mainan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal