Sesaat setelah wafatnya Sultan Agung dan ditahbiskannya Amangkurat I sebagai Raja Mataram, di sinilah tabiat buruknya kembali muncul. Dia kembali bermain perempuan dan nekat membunuh orang yang menghalangi hasratnya.
Perempuan berikutnya yang menjadi korban adalah anak dari dalang wayang yang dikenal nama Ratu Malang. Perempuan ini sebenarnya juga sudah memiliki suami. Sang suami juga merupakan dalang bernama Kiai Dalem atau Ki Dalang Panjang Mas. Namun hasrat Amangkurat I untuk mendapat perempuan tersebut membuncah.
Dia bahkan memerintahkan anak buahnya untuk membunuh suami Ratu Malang. Namun karena cinta dan setianya Ratu Malang kepada suaminya, dia merasa sakit hati mengetahui suaminya dibunuh Amangkurat I.
Setelah itu Ratu Malang pun menjadi selir dari Amangkurat I. Namun cintanya Ratu Malang ke suaminya tak pudar hingga akhirnya dia sakit parah dan meninggal dunia.
Mendengar kabar Ratu Malang meninggal, Amangkurat I langsung marah dan menuduh para selir kerajaan sengaja mengutus dayang-dayang meracuni Ratu Malang karena cemburu padanya.