Kisah Anusapati Siapkan Parit dan Pasukan Hadapi Ancaman Pembunuhan Keturunan Ken Arok

Avirista Midaada
Patung Ken Arok, pendiri kerajaan Singasari yang tewas dibunuh oleh pembantu Anusapati dengan keris buatan Mpu Gandring. (Foto: ist).

JAKARTA, iNews.id - Anusapati yang menjadi Raja Singasari sepeninggal Ken Arok mengalami kegelisahan. Dia khawatir keturunan Ken Arok balas dendam karena kematian Ken Arok yang dibunuh oleh pembantunya dengan keris buatan Mpu Gandring.

Anusapati naik takhta pada tahun Saka 1170 atau 1248 Masehi. Dia membuat pengamanan ketat di Puri tempat tinggalnya dengan membangun parit yang dalam. Dia juga dikawal ketat demi menghindari upaya pembunuhan.

Namun upaya Anusapati melindungi dirinya tetap memiliki celah kelemahan. Tohjaya memanfaatkan hal itu melalui kegemaran Anusapati melakukan sabung ayam.

Suatu hari, Tohjaya mengajak Anusapati menyabung ayam. Anusapati menuruti tanpa curiga karena hal itu memang kegemarannya.

Saat Anusapati asyik memperhatikan ayam aduan yang sedang bertarung, Tohjaya segera membunuhnya dengan menggunakan keris Mpu Gandring. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

9 hari lalu

Mozza yang Hilang Setahun Ternyata Dibunuh, Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Jangli

9 hari lalu

Bocah SD di Pasaman Tewas Diduga Dicekik Tetangga, Berawal dari Hal Ini

10 hari lalu

Fakta Baru Anak Bunuh Ibu di Bojonegoro, Motif Frustrasi hingga Rasa Iba Terungkap

10 hari lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal