Kisah Keberanian LB Moerdani di Tengah Baku Hantam Pasukan RPKAD dengan Cakrabirawa

Solichan Arif
MayorInfanteri Benny Moerdani dan Presiden Soekarno seusai penyematan Bintang Sakti di halaman Istana Merdeka pada November 1960. (foto: repro)

Benny langsung berfikir perselisihan harus segera dihentikan. Sebab jika tidak, akan semakin meluas. Dari RSPAD ia berjalan menuju asrama Kwini. 

Di pos jaga Kwini, terlihat puluhan anggota KKO berseragam Resimen Cakrabirawa dengan bersenjata lengkap. Mereka dalam posisi bersiap-siap mempertahankan asramanya.

Benny dengan mudah masuk ke dalam asrama KKO Cakrabirawa, karena sebagian anggota KKO yang direkrut Cakrabirawa adalah bekas anak buahnya di Irian Barat. Ia bertemu perwira KKO, Mayor Saminu, yang kebetulan kenalan lamanya dan sekaligus sama-sama berasal dari Solo.

Benny meminta Saminu menjaga pasukannya agar jangan sampai keluar asrama. Sebaliknya ia akan mengendalikan anggota RPKAD yang dikabarkan hendak melakukan penyerangan. Saminu setuju. Celakanya, di saat yang sama, menyebar isu di kalangan anak buahnya, Benny yang datang ke asrama Kwini tengah ditangkap KKO.

Mendengar kabar itu anggota RPKAD langsung menduduki asrama perawat puteri RSPAD yang berlokasi persis di samping Kwini. “Dari lantai atas asrama perawat tersebut, sepucuk bazooka siap ditembakkan, tepat mengarah ke dalam asrama KKO”. Saat bersiap menembak itu, anggota RPKAD melihat Benny melenggang keluar meninggalkan Kwini.

Benny langsung memerintahkan semua anggota RPKAD kembali ke markas mereka di Cinjantung. Sejumlah anggota yang terlihat masih ragu, didorongnya segera naik kendaraan. Insiden baku hantam antara anggota RPKAD dan KKO Cakrabirawa dan nyaris meluas menjadi pertempuran itu memang berhasil dihentikan.

Namun kabar itu sampai juga ke telinga Bung Karno, dan membuat sang Proklamator itu marah. Pertikaian antara anggota RPKAD dengan KKO Cakrabirawa bisa dihentikan setelah para pimpinan pasukan, yakni Benny Moerdani, Mayor Saminu dan Komandan Resimen Cakrabirawa Kolonel CPM Moh Sabur bertemu di Markas Garnizun Jakarta.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

19 hari lalu

TNI Temukan Senjata Caracal yang Dirampas di Maybrat, 17 Butir Amunisi Diamankan

23 hari lalu

Viral Cekcok Oknum TNI dan Toke Sawit di Labuhanbatu Utara, Berawal dari Teguran

27 hari lalu

Situasi Maybrat Kondusif usai Kontak Senjata Tewaskan 3 Komandan OPM

1 bulan lalu

27 Pamen Kodam IV Diponegoro Naik Pangkat, 7 Perwira Jadi Kolonel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal