Kisah Kerajaan Mataram Berhasil Kuasai Surabaya Usai Racuni Sungai Brantas

Avirista Midaada
Raja Kesultanan Mataram, Sultan Agung menggunakan senjata biologis untuk menaklukkan Kadipaten Surabaya. (Foto: Wikipedia/Basoeki Bawono)

Sultan Agung kemudian menyusun taktik untuk membendung Sungai Brantas. 

Tak cukup di situ pasukan Mataram membatasi pasukan air ke kota dan meracuni sisa pasokan air dengan menggunakan bangkai binatang.

Pengepungan di darat juga turut dilakukan, hal ini membuat Surabaya kekurangan makanan dan perlengkapan hidup lainnya. Tercatat hanya rute laut ke Makassar yang terbuka dan bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan logistik dan keperluan hidup lainnya. 

Pengepungan ini konon membuat efek besar bagi Surabaya dan masyarakatnya. Kelaparan akut konon terjadi di Surabaya, maka Jayalengkara Adipati Surabaya saat itu memanggil dewan bangsawan kota.

Saat Surabaya tidak bisa lagi bergerak akibat pengepungan Mataram yang sedemikian rapatnya, maka Adipati Jayalengkara akhirnya terpaksa menyerah. Sultan Agung pun berhasil menaklukkan Surabaya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Update Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan dan 16 Kendaraan Rusak

4 hari lalu

Kesaksian Warga saat Ledakan Pakuwon City Surabaya, Pintu Bergetar Dikira Gempa

1 bulan lalu

Pria di Jombang Hilang Usai Kecelakaan, Ditemukan Tewas di Bawah Eceng Gondok Sungai Brantas

2 bulan lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

2 bulan lalu

Hilang 4 Hari, Pegawai Koperasi di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal