Kisah Kerajaan Mataram Berhasil Kuasai Surabaya Usai Racuni Sungai Brantas

Avirista Midaada
Raja Kesultanan Mataram, Sultan Agung menggunakan senjata biologis untuk menaklukkan Kadipaten Surabaya. (Foto: Wikipedia/Basoeki Bawono)

Sultan Agung kemudian menyusun taktik untuk membendung Sungai Brantas. 

Tak cukup di situ pasukan Mataram membatasi pasukan air ke kota dan meracuni sisa pasokan air dengan menggunakan bangkai binatang.

Pengepungan di darat juga turut dilakukan, hal ini membuat Surabaya kekurangan makanan dan perlengkapan hidup lainnya. Tercatat hanya rute laut ke Makassar yang terbuka dan bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan logistik dan keperluan hidup lainnya. 

Pengepungan ini konon membuat efek besar bagi Surabaya dan masyarakatnya. Kelaparan akut konon terjadi di Surabaya, maka Jayalengkara Adipati Surabaya saat itu memanggil dewan bangsawan kota.

Saat Surabaya tidak bisa lagi bergerak akibat pengepungan Mataram yang sedemikian rapatnya, maka Adipati Jayalengkara akhirnya terpaksa menyerah. Sultan Agung pun berhasil menaklukkan Surabaya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
9 jam lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

3 hari lalu

Hilang 4 Hari, Pegawai Koperasi di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

7 hari lalu

Kelelahan Usai Bekerja, Pemotor Tewas Terjun ke Sungai Brantas di Sidoarjo

7 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

8 hari lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal