Kisah Laskar Hizbullah, Pasukan Ulama dan Santri di Pertempuran 10 November Surabaya

Avirista Midaada
Makam komandan Laskar Hizbullah KH Masjkur. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Para pasukan Hizbullah dari berbagai daerah di Malang raya dan sekitarnya itu kemudian berkumpul di Masjid Sabilillah Blimbing, sebelum berangkat ke Surabaya. Alasannya kawasan Blimbing dinilai strategis sebagai titik temu dari beberapa pondok - pondok pesantren.

"Karena pertigaan Blimbing itu sangat strategis, arah Tumpang, Pakis lewat situ arah Batu lewat situ, sehingga di Sabilillah itu tempat berkumpulnya tentara laskar Hizbullah untuk menuju ke Surabaya. Sehingga dinamakan masjidnya Masjid Sabilillah," ujarnya. 

Dari situ ada sekitar 168 orang pasukan yang berkumpul di Masjid Sabilillah Malang. Namun pada perjalanan berangkat ke Surabaya pasukan Laskar Hizbullah ini berkembang menjadi banyak orang karena melintasi beberapa pondok pesantren mulai dari Malang, Pasuruan, hingga sampai di Sidoarjo.

"Akhirnya lama-lama menjadi membesar membesar, dan besarnya bisa sampai 500 sampai 1.000 orang, itu berjalan terus akhirnya berkumpullah titik kumpulnya di Surabaya, pemberhentian pertama di sebuah pabrik gula di Sidoarjo," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Tabung Gas 12 Kg Meledak di Surabaya, 2 Lansia Luka dan 4 Rumah Rusak

11 hari lalu

11 Orang Ditangkap saat Demo 2 Tahun Prabowo di Grahadi, Diduga Hendak Rusuh!

12 hari lalu

Mitsubishi Pajero Terbakar Hebat di Perumahan Surabaya, Api Nyaris Jalar ke Rumah Warga

19 hari lalu

Kecelakaan Maut di Surabaya, Pemotor Scoopy Tewas Terlindas Truk

20 hari lalu

Penggerebekan Kampung Narkoba di Surabaya, Polda Jatim Tangkap 19 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal