Kisah Pesta Srada, Perayaan Mengenang Gayatri di Masa Hayam Wuruk Berkuasa

Avirista Midaada
Wajah Gayatri Rajapatni versi artificial intelligence.(Instagram @ainusantara)

Kemudian, menyusul doa untuk memanggil jiwa Rajapatni dari Budaloka yang ditampung dalam arca bunga. Pada malam berikutnya, dilakukan pemujaan kepada arca bunga yang telah berisi jiwa Rajapatni. Pemujaan itu dipimpin oleh seorang pendeta, dengan samadi dan puji-pujian.

Paginya, arca bunga dibawa keluar, disambut dengan bunyi tambur dan genderang. Arca bunga itu lalu didudukkan di atas singgasana setinggi orang berdiri. Pemujaannya dimulai oleh semua pendeta Budha, tua-muda, berduyun runtun sambil mengucapkan puji-pujian mendekati singgasana. 

Di belakangnya menyusul para raja dan permaisurinya serta para putra dan putrinya. Mereka mendekati arca dan memberikan sembah. Kemudian, berikut patih Amangkubhumi Gajah Mada yang diikuti oleh semua patih di seluruh wilayah Majapahit.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Makam Kuno Ratusan Tahun di Tulungagung Dibongkar, Ada Jejak Majapahit dan Islam

2 bulan lalu

BNPP Gelar Upacara HUT ke-81 RI Serentak di 15 PLBN dari Natuna hingga Papua

9 bulan lalu

Resmi Jabat Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan Disambut Tradisi Pedang Pora

11 bulan lalu

Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib

1 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal