Kisruh Pilkades Bangkalan, Polisi Amankan Puluhan Celurit dan Parang di Depan Pendopo

Taufik Syahrawi
Tangkapan layar saat polisi menyita berbagai sajam yang disimpan pelaku dalam mobill. (Taufik Syahrawi).

Karena itu polisi cepat bertindak. Sebab, dikhawatirkan senjata tersebut digunakan untuk menyerang seseorang atau kelompok yang menjadi lawan politik mereka. 

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya mengataka, pengamanan puluhan sajam dan warga tersebut dilakukan sebagai antisipasi dini atas terjadinya insiden lebih buruk. "Kami tidak ingin terjadi sesuatu, sehingga kami amankan. Mereka pendukung calon kepala desa di salah satu kecamatan," katanya. 

Apalagi, tindakan membawa senjata tajam juga bertentangan dengan aturan, yakni Undang-Undang Darurat, Nomor 12 Tahun 1951. Tindakan tersebut bisa memicu tindak kriminalitas. 

Diketahui, kisruh pilkades di Desa Banyoneng Laok, Bangkalan terjadi beberapa hari lalu. Bahkan, pihak keamanan dari TNI-Polri sampai harus mengevakuasi beberapa kotak surat suara beserta panitia pemilihan dari lokasi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

2 Pelaku Penganiayaan di Luwu Ditangkap Polisi, Korban Ditebas Samurai hingga Luka Parah

13 hari lalu

Dikejar Pria Bercelurit, Pekerja Warung Seblak di Bojonegoro Luka di Kepala

25 hari lalu

Kades di Pasuruan Digerebek Warga Saat Berduaan dengan Istri Orang di Kos, Kini Didesak Mundur

25 hari lalu

Ngeri! 8 OTK Bersenjata Tajam Dobrak Rumah Warga di NTT, Serang Satu Keluarga

27 hari lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal