Kompolnas Sebut Perintah Tembak Gas Air Mata saat Tragedi Kanjuruhan Bukan dari Kapolres Malang

Avirista Midaada
Komisioner Kompolnas Wahyurudhanto (kiri) menyebut perintah penembakan gas air mata saat tragedi Kanjuruhan bukan dari Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. (Foto: Avirista Midaada/MPI)

MALANG, iNews.id  - Kompolnas menemukan fakta Kapolres Malang nonaktif AKBP Ferli Hidayat tak memberikan instruksi penembakan gas air mata saat tragedi Kanjuruhan. Kesimpulan itu diketahui dari video yang diterima Kompolnas saat apel pengamanan sebelum pertandingan.

"Tidak ada perintah Kapolres (Malang) penguraian dengan gas air mata, itu disampaikan saat apel lima jam sebelumnya. Sudah ada tindakan preventif, secara prosedural sudah dijalankan," kata Komisioner Kompolnas Wahyurudhanto di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022).

Meski begitu, dia menyatakan pihaknya bersama tim investigasi bentukan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mabes Polri akan mendalami pihak yang memerintahkan aparat keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribun Stadion Kanjuruhan.

"Makanya Danton, Danyon, Danki, sedang diperiksa Bareskrim dan Propam. Ini ada Pak Kadiv Propam, kalau ada pelanggaran pidana wilayah Bareskrim, kode etik wilayahnya Propam. Dugaan terjadi pelanggaran instruksi akan kita cek siapa saja yang melakukan itu. ada video apel yang kami terima 5 jam sebelum pertandingan," ucap Wahyurudhanto.

Dia menyebut, berdasarkan temuan sementara, AKBP Ferli Hidayat sedang mengendalikan massa di luar Stadion Kanjuruhan saat kerusuhan berlangsung.

"Itu nanti yang akan kita cek, berarti ada pejabat di dalam yang memerintahkan siapa orangnya sedang disidik. Sekarang sudah hadir siapa yang menyampaikan (perintah tembakkan gas air mata). Saat 5 jam sebelum pertandingan sudah ada rekamannya," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kompolnas Temukan Fakta Mengerikan 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan

21 hari lalu

Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Dipercaya Jabat Kapolres Malang

7 bulan lalu

Eksekusi Rumah Adat Tongkonan di Tana Toraja Ricuh, Belasan Orang Luka

8 bulan lalu

Cegah Bentrokan Susulan Pemuda di Makassar, Polisi Ditembaki Petasan

9 bulan lalu

Bentrokan Warga Pecah di Mimika, Polisi Tembakkan Gas Air Mata 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal