Masrur menjelaskan, seluruh korban yang dirawat di RSUD Haji mengalami luka bakar. Persentase luka yang dialami pasien berkisar 13 hingga 18 persen.
"Kondisi pasien luka bakar 13 persen sampai 18 persen," ucapnya.
Luka bakar tersebut terdapat pada sejumlah bagian tubuh yang cukup vital. Area yang terdampak antara lain wajah, leher, serta kedua tangan.
"Luka bakar di wajah, leher dan kedua tangan. Semua pasien mengalami luka bakar," katanya.
Dari empat korban yang dirawat di RSUD Haji, dua pasien laki-laki disebut mengalami kondisi lebih parah. Keduanya akan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, satu korban lainnya langsung dibawa ke RSUD Dr Soetomo karena mengalami luka yang lebih parah. Dengan demikian, penanganan korban ledakan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan sesuai kondisi masing-masing pasien.
Peristiwa ledakan terjadi di salah satu restoran di kawasan perumahan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah orang mengalami luka bakar dan hingga kini masih dalam penanganan medis.
Pihak rumah sakit terus memantau kondisi seluruh korban. Sementara itu, pihak terkait masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.