Kredit Mekaar Sukses Ubah Jalan Hidup Ika Susilowati, Cicilan Lancar Usaha Makin Besar

Ihya Ulumuddin
Nasabah PNM Mekaar Ika Susilowati membuka usaha makanan dan miniman. (Foto: Ihya Ulumudin).

SURABAYA, iNews.id - Kredit Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar sukses mengubah jalan hidup Ika Susilowati (40). Lewat pembiayaan ultra mikro (UMi), perempuan asal Wage, Sidoarjo itu survive merintis usaha makanan dan minuman setelah usaha salonnya bangkrut akibat pandemi.

Ika kini memiliki stan permanen di kompleks pujasera Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya. Di lokasi strategis itu, Ibu satu anak ini menjual aneka minuman dan jajanan dengan brand OMG.

Dari stan nomor tujuh itulah ekonomi rumah tangganya kini bertumpu. Rezeki dari makanan dan minuman itu juga terus mengalir hingga Ika bisa membiayai anaknya kuliah di perguruan tinggi negeri.

Bagi Ika, sukses yang hari ini diraih merupakan lompatan besar setelah sebelumnya terseok-seok dan bangkrut. "Saya dulu buka salon. Sementara suami buka bengkel motor. Tetapi, pas pandemi semuanya tutup karena sepi," katanya mengenang masa lalu.

Situasi sulit pula yang membuatnya terjerat utang rentenir hingga dikejar-kejar debt collector. "Saya trauma kalau ingat masa-masa sulit itu," tuturnya saat ditemui iNews.id, Rabu (27/3/2024).

Namun, perkelannya dengan pembiayaan ultra mikro (UMi) Mekar membuatnya lepas dari semua utang yang membelenggu. Berbekal pinjaman modal Rp3 juta di PNM Mekaar, Ika banting setir membuka usaha makanan dan minuman.

"Waktu itu ada stand di Masjid Al Akbar disewakan. Akhirnya saya mengajukan kredit untuk modal usaha," katanya.

Dari pinjaman itu, Rp1,4 juta digunakan untuk menyewa stan di Pujasera Majid Al Akbar Surabaya. Sementara sisanya untuk modal usaha.

Usaha itulah yang berjalan hingga sekarang. Empat tahun berjalan, omzet dagangannya juga terus meningkat dan bisa diandalkan sebagai sumber utama penghasilan. Ika mencatat, setiap pekan rerata omzetnya mencapai Rp4 juta.

Pendapatan itu bahkan bisa lebih besar jika ada event atau rombongan wisatawan di Masjid Al Akbar. Sebab, umumnya mereka mampir ke kompleks bazar untuk berburu kuliner.

"Alhamdulillah, usaha ini jalan sampai sekarang. Saya juga bisa melunasi utang-utang sebelumnya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tabrak Mobil Boks, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Truk Kontainer di Sidoarjo

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Sidoarjo, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal