Kronologi Ibu Buang Bayi di Saluran Air Atap Rumah, Lahirkan Sendiri di Tempat Jemuran 

Nur Syafei
Ibu bayi saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya. (Foto: iNews.id/Nur Syafei).

SURABAYA, iNews.id - Ibu pembuang bayi di saluran atap rumah berhasil ditangkap polisi. Pelaku berinisial SA (21) asal Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) ini nekat membuang buah hatinya karena takut dipecat majikan. 

Kepada polisi, SA mengandung dari hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar pada November lalu di NTT. SA tidak menyangka hubungan itu membuatnya hamil hingga akhirnya dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kawasan elite di Dharmahusada Kota Surabaya. 

Penampakan bayi saat berada di saluran air atap rumah elite. (Foto: iNews.id/Yuda Prawira).

Setelah beberapa bulan, kandungannya pun semakin besar hingga memasuki hari perkiraan lahir (HPL). Saat merasakan sakit, SA naik ke lantai tiga rumah majikan, tepatnya di jemuran atap rumah. 

Di tempat itulah SA mengambil kursi dan jongkok untuk melakukan persalinan. Proses itu dilakukan SA seorang diri. Sebab, dia memang merahasiakan kandungannya, termasuk kepada majikannya.

"Begitu lahir, bayi langsung dimasukkan ke dalam kardus lengkap dengan ari-arinya (plasenta). Karena takut, bayi kemudian diletakkan di saluran air atap rumah tetangga majikannya," kata Kanit Perlindungan Permpuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Wardi Waluyo, Rabu (31/8/2022).

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Heboh Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, IDAI Jatim Ungkap Faktanya

7 hari lalu

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, Wagub Jatim Buka Suara

2 bulan lalu

Mengerikan! Polisi Ungkap Cara Brutal ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

2 bulan lalu

ART di Batam Diduga Bunuh Majikan, Motif Sakit Hati Sering Dimarahi

2 bulan lalu

Kuningan Gempar! Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Sungai, Polisi Cari Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal