Kukuhkan Gus Kikin, Gus Yahya Ingatkan Posisi NU sebagai Pemangku Kewenangan Keagamaan

Masdarul KH
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: iNews)

Gus Yahya memaklumi kegaduhan-kegaduhan di organisasi yang dipimpinnya juga disebabkan masih kuatnya mindset 'nyolong pencit' atau mencuri mangga tetangga dan 'nguyak layangan pedot' atau mengejar layangan putus. 

Keduanya, menurut Gus Yahya menyempatkan entitas NU selalu berada di pinggiran dan senang berebut sisa orang lain. 

"Harus diubah, melalui otoritas keagamaan dan masyarakat yang dimilikinya, NU tidak boleh lagi berorientasi rebutan mangga tetangga tetapi  mendorong terwujudnya perkebunan mangga yang luas, tidak lagi berebut layangan putus, tetapi mendorong industri penerbangan yang kuat, misalnya!," katanya.

PBNU telah menerbitkan SK pergantian ketua PWNU Jatim, dari KH. Marzuki Mustamar kepada KH Abdul Hakim Mahfudz, sementara susunan pengurus lainnya tetap tak ada perubahan. Keputusan ini diambil melalui Keputusan Rapat Harian Gabungan PBNU setelah serangkaian upaya koordinasi dan tabayun. 

Diketahui, periode kepengurusan PWNU Jatim telah habis masa khidmatnya pada 3 September 2023 lalu, dan PBNU melakukan perpanjangan hingga 3 Maret 2024. Dengan perbaruan SK ini, maka masa khidmat Gus Kikin Pj. Ketua PWNU Jatim berlaku hingga tanggal yang sama.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Hasil Muktamar ke-35 NU: Miftachul Akhyar Rais Aam dan Abdul Hakim Mahfudz Ketua Umum PBNU

1 bulan lalu

Tak Capai Mufakat, Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Ditentukan lewat Voting Malam Ini

1 bulan lalu

Muktamar ke-35 NU, Gus Yusuf Siap Bertarung dengan Gus Kikin jadi Ketum PBNU

1 bulan lalu

Hadiri Pleno I Muktamar ke-35 NU, Gus Yahya Optimistis LPj PBNU Diterima Muktamirin

2 bulan lalu

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Kantongi Dukungan Pengurus NU Sulselbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal