Larang Suporter Arema Datang ke Surabaya, Polisi Akan Sweeping

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi razia polisi di jalan raya. (Foto: Dok iNews).

SURABAYA, iNews.id – Larangan Polda Jatim agar Suporter Arema FC tidak hadir pada laga final di Gelora Bung Tomo (GBT) direspons cepat Polrestabes Surabaya. Polisi akan merazia para pendukung klub sepak bola asal Malang datang ke Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudy Setiawan mengatakan, beberapa petugas akan disiagakan di sejumlah titik masuk Surabaya. Di antaranya, di Surabaya Selatan, Surabaya Barat dan Surabaya Timur.

"Mereka yang terjaring razia akan dipulangkan. Sebab dikhawatirkan memicu kerusuhan. Kami akan sweeping mulai malam, pagi dan siang," kata Rudi kepada wartawan di Kota Surabaya, Jatim, Senin (8/4/2019).

Tak hanya itu, dia mengatakan, sweeping juga akan dilakukan di area stadion. Penonton yang tidak memiliki karcis dilarang untuk memasuki stadion dan menonton pertandingan. Menurutnya, hal ini juga dalam bentuk antisipasi kericuhan saat laga di GBT.

Mengenai konsep pengamanan, Rudi mengaku tidak berubah dari biasanya. Hanya saja, jumlah personel ditambah.

Sebagaimana disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, pihaknya menyiagakan 3.500 personel pengamanan pada laga Persebaya Vs Arema FC besok. Jumlah personel ini berlipat dari biasanya yang hanya 1.200 personel.

Antisipasi ini dilakukan karena laga final ini mendekati masa hari pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu). Selain itu juga karena kedua klub raksasa Jatim ini punya sejarah rivalitas yang tinggi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi demi Memikat Wanita Idaman, Pemuda di Jember Ditangkap

2 bulan lalu

Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga

3 bulan lalu

Polda Papua Siaga Penuh Jelang Persipura vs Adhyaksa, Kerahkan 700 Personel Gabungan

3 bulan lalu

Jelang Persib vs PSIM di Super League, Pengamanan GBLA Diperketat Sterilisasi Suporter

3 bulan lalu

Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal