Lautan Manusia Iringi Pemakaman KH Abdullah Munif Marzuqi Langitan Tuban

Kastolani Marzuki
Lautan manusia mengiringi pemakaman Pengasuh Ponpes Langitan, Tuban, KH Abdullah Munif Marzuqi, Jumat (21/7/2023). (Foto: Repro.PP Langitan)

TUBAN, iNews.idLautan manusia mengiringi pemakamanKH Abdullah Munif Marzuqi, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (21/7/2023). 

Ratusan ribu manusia ikut mengiringi jenazah Kiai Abdullah Munif hingga memadati seluruh ruas Jalan Babat-Tuban. Ruas jalan raya tersebut ditutup sementara guna memberikan jalan bagi para peziarah. 

Ratusan anggota TNI-Polri, Banser dan keamanan pondok mengawal keranda jenazah ulama pengasuh PP Langitan tersebut. KH Abdullah Munif Marzuqi dimakamkan sebelah barat makam ayahnya, KH Ahmad Marzuqi Zahid.

Dilansir dari laman resmi Ponpes Langitan, sebelum dimakamkan dilakukan prosesi shalat jenazah di Musala Agung hingga 10 gelombang. 

Setelah dishalatkan, jenazah almarhum KH Abdullah Munif Marzuqi diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) Desa Mandungan, Widang, Tuban sekitar pukul 09.00 WIB. 

Ulama muda NU, Gus Miftah mengaku takju dengan membeludaknya pengiring jenazah almarhum KH Abdullah Munif Marzuqi.

"Subhanalloh. Proses pemakaman al mukarrom KH Abdulloh Munif Marzuqi (pengasuh pondok pesantren langitan)…….Allohu Akbar," tulis @gusmiftah.

Menurut Gus Miftah, banyak pengiring jenazah tersebut menandakan besarnya jasa dan amal ibadah yang telah dilakukan untuk umat.

"Cara kita hidup akan menentukan cara kita mati. Cara kita mati menentukan cara kita dibangkitkan. Cara kita dibangkitkan menentukan dimana tempat kita di akhirat (Imam Alghozali)Sugeng kondur kyai….. Alfatihah," tulisnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Ringroad Tuban Dipicu Motor Nyeberang Mendadak

57 tahun lalu

Viral Pemotor Diduga Oknum Polisi Pukul Pengamen Badut di Tuban

57 tahun lalu

Solar Langka di Tuban, Sopir Truk Antre Berjam-jam di SPBU

57 tahun lalu

Geger Asap Putih Pekat Selimuti Rumah Warga di Tuban, Tercium Bau Menyengat

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal