Marahi Pelajar Ngelem, Risma Minta Mereka Cium Kaki Orang Tuanya

Ihya Ulumuddin
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menemui lima anak yang terjaring Satpol PP, Senin (16/11/2018). (Foto: iNews,id/Ihya' Ulumuddin)

Mendapat ancaman itu, mereka pun diam tertunduk. Bahkan beberapa juga terlihat menangis, ketakutan.

Risma menyampaikan, treatment ini sengaja dilakukan agar anak-anak sadar. Sehingga mereka tak lagi berbua menyimpang, atau bahkan bertindak lebih jauh lagi. Karena itu, dia juga mendatangkan psikolog untuk memberikan terapi kepada mereka.

Risma menjelaskan, permasalahan anak terjadi karena beberapa factor, di antaranya, karena pengaruh lingkungan, faktor pergaulan dan adanya masalah keluarga. Maka untuk menyelesaikan masalah anak, juga harus diimbangi dengan menyelesaikan masalah keluarga.

"Karena itu, kami nanti akan selesaikan masalah-masalah dengan para orang tuanya. Tadi saya juga sudah titip ke sekolah, agar dia bisa diterima kembali," terangnya.

Sementara itu, dua dari lima anak sudah putus sekolah akan diambil alih oleh Pemkot Surabaya. "Nanti mungkin saya tawarkan mereka tinggal di kampung anak negeri (tempat penampungan anak telantar milik Kota Surabaya). Supaya anak-anak ini bisa lebih baik. Mungkin mereka punya talenta dan bisa kita kembangkan dan masih bisa sekolah," jelasnya.

Seperti diketahui, kelima anak ini terjaring razia satpol PP di kawasan Banyu Urip saat jam sekolah. Selain bolos, anak-anak usia 15-16 tahun ini juga kedapatan mabuk dengan cara menghirup aroma lem.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
23 jam lalu

Eri Cahyadi Ngamuk Tegur Warga Pemilah Sampah Liar di Surabaya, Sempat Adu Mulut

5 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

5 hari lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

17 hari lalu

Wali Kota Surabaya Minta Tinggi Pagar Depan Mal Diturunkan, Bukan Dibongkar

22 hari lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal